Saran yang sangat baik dan tepat menurut saya, apa yang Edita Erni sampaikan.
Kondisi mereka (Direksi dan Staff Anda) yang seperti itu, apabila ditegur dengan keras, akan membbuat perlawanan yang pada akhirnya akan merambat kemana-mana, yang membbuat permasalahannya menjadi Bola Liar yang akhirnya sulit diselesaikan. Soft touch saja dengan kearifan yang anda telah miliki.
Tks
Ferdinand
Dari: Edita Erni <edita.e@lelco-manufacturing.com>
Kepada: HRM-Club@yahoogroups.com
Dikirim: Selasa, 8 November 2011 17:26
Judul: RE: Bls: [HRM-Club] Tanya: HR mengurusi masalah karyawan dan Direksi ?
Dear Putri,
Kadang kita mudah mengatakan ingin bersikap Professional, akan tetapi bila environment tidak mensupport, maka yang terjadi Pressure yang harus kita hadapi.
Saran saya, kalau memang staff kita masih bisa kita arahkan silahkan diarahkan, misalkan apa yang dikerjakan olehnya salah atau belum benar, tolong tanpa marah atau jengkel, katakan saja langsung pada staff tersebut "yang kamu buat keliru, coba diperbaiki lagi yah"tanpa harus memperlihatkan wajah jengkel atau sebal. Kalau masih salah juga, tegur sekali lagi "wah salah jangan begini, coba buat seperti gini yah". Intinya teman anda bersikap seolah-olah tidak terganggu dengan hubungan staff dengan si direksi.
Saya yakin umur 30 tahun untuk seorang wanita harusnya sudah matang,mungkin saja hubungan tersebut dianggap sebagai pelarian atas gagalnya perkawinan pertama. Sebagai seorang manager yang bijak,pelan-pelan kita mengarahkan mereka, tanpa harus mengatakan hubungan mereka tidak baik atau apapun juga yang intinya jangan menjudge mereka. Staff teman anda cantik,masih muda sedangkan Direksi teman anda sudah menikah. Mungkin saja staff teman anda pernah berkeluh kesah dengan Direksi masalah pribadinya yang akhirnya membuat simpatik si Direksi.
Alangkah baiknya keluh kesah ditujukan kepada teman Anda sebagai managernya. Maka dari itu saran saya, jadikan staff tersebut sebagai rekan kerja dan teman Anda sebagai rekan kerjanya siap menerima keluh kesah apapun dari staffnya. Intinya berusaha mengalihkan perhatian staffnya kepada teman anda.
Itu saja saran saya,thanks.
Regards,
Edita Erni
From: HRM-Club@yahoogroups.com [mailto:HRM-Club@yahoogroups.com] On Behalf Of Suryowirawan Wibisono
Sent: Tuesday, November 08, 2011 2:15 PM
To: HRM-Club@yahoogroups.com
Subject: Re: Bls: [HRM-Club] Tanya: HR mengurusi masalah karyawan dan Direksi ?
Sent: Tuesday, November 08, 2011 2:15 PM
To: HRM-Club@yahoogroups.com
Subject: Re: Bls: [HRM-Club] Tanya: HR mengurusi masalah karyawan dan Direksi ?
Klo menurut saya pribadi, coba bicarakan baik dengan si direksi maupun di kary HR tersebut apabila memang sudah terbukti kinerjanya menurun drastis.
Kalaupun ada atasan yang lbh tinggi, silahkan dibicarakan langsung. Toh hrga manager punya akses komunikasi ke level direktur bahkan ceo.
Masalah pribadi kedua orang itu ga usah di ganggu gugat selama mereka ga melakukan pornoaksi di kantor, karena hr bukanlah polisi moral..menurut saya, yg harus di ganggu gugat adalah kinerja kedua belah pihak.
Kalau memang sudah mentok dan tidak bisa diapa2kan karena faktor politis, sebaiknya resign...ada jutaan perusahaan bonafit yg bersedia menampung talent2 spt temen anda untuk berkarya..
Jangan ambil pusing, kita bukan FPI atau FBR....hehe..
Suryowirawan Wibisono
Kalaupun ada atasan yang lbh tinggi, silahkan dibicarakan langsung. Toh hrga manager punya akses komunikasi ke level direktur bahkan ceo.
Masalah pribadi kedua orang itu ga usah di ganggu gugat selama mereka ga melakukan pornoaksi di kantor, karena hr bukanlah polisi moral..menurut saya, yg harus di ganggu gugat adalah kinerja kedua belah pihak.
Kalau memang sudah mentok dan tidak bisa diapa2kan karena faktor politis, sebaiknya resign...ada jutaan perusahaan bonafit yg bersedia menampung talent2 spt temen anda untuk berkarya..
Jangan ambil pusing, kita bukan FPI atau FBR....hehe..
Suryowirawan Wibisono
Powered by Optusnet.com.au BlackBerry®
From: didiktomo@yahoo.com
Sender: HRM-Club@yahoogroups.com
Date: Tue, 8 Nov 2011 02:31:50 +0000
To: <HRM-Club@yahoogroups.com>
ReplyTo: HRM-Club@yahoogroups.com
Subject: Re: Bls: [HRM-Club] Tanya: HR mengurusi masalah karyawan dan Direksi ?
Susah ni sdh main "hati" jadinya sesuatu banget...
Si atasan (HRM) perlu bicara sama si bawahannya (si cewek aduhai) utk urusan kerja harus profesional, walaupun itu bakal sulit... Tapi kalau si HRM masih mau kerja di company itu ya pinter2 memainkan perannya yg penting kerjaan under control
Si atasan (HRM) perlu bicara sama si bawahannya (si cewek aduhai) utk urusan kerja harus profesional, walaupun itu bakal sulit... Tapi kalau si HRM masih mau kerja di company itu ya pinter2 memainkan perannya yg penting kerjaan under control
Powered by Telkomsel BlackBerry®
From: Ferdinand Sitorus Pane <ferdinand_fpspan@yahoo.com>
Sender: HRM-Club@yahoogroups.com
Date: Mon, 7 Nov 2011 01:33:30 -0800 (PST)
To: HRM-Club@yahoogroups.com<HRM-Club@yahoogroups.com>
ReplyTo: HRM-Club@yahoogroups.com
Subject: Bls: [HRM-Club] Tanya: HR mengurusi masalah karyawan dan Direksi ?
Kasus yang menarik, Unik, tapi ini kenyataan yang pernah dihadapi. Sekalian kalau rekan-rekan menanggapinya, mohon ditanggapi juga APABILA kita sendiri adalah DIREKSI tersebut, apa yang akan kita sarankan ke bawahan kita (dalam hal ini HR/GA Manager tersebut)
Tks
Ferdinand
Dari: kecik putri <putri_sanchai@yahoo.com>
Kepada: "hrm-club@yahoogroups.com" <hrm-club@yahoogroups.com>
Dikirim: Jumat, 4 November 2011 15:03
Judul: [HRM-Club] Tanya: HR mengurusi masalah karyawan dan Direksi ?
Kepada: "hrm-club@yahoogroups.com" <hrm-club@yahoogroups.com>
Dikirim: Jumat, 4 November 2011 15:03
Judul: [HRM-Club] Tanya: HR mengurusi masalah karyawan dan Direksi ?
Dear pakar HR,
Saya mendapatkan sebuah kasus pada perusahaan teman, saya tergelitik untuk menanyakan hal ini kepada para pakar HR sekalian.
Ceritanya begini :
di perusahaan teman saya itu terjalin affair antara direksi dan salah seorang staf HR-nya.
Staf HR tsb sudah pernah menikah namun cerai tanpa anak, yah bisa dibilang single-lah. masih muda usianya sekitar 29th. Direksinya juga masih cukup muda, sekitar 34th namun sudah menikah dan sudah mempunyai anak.
Hubungan mereka hanya diketahui oleh beberapa kalangan (tentunya pada beberapa level manajemen dan beberapa staf HR yg lain).
Belum terekspose memang, namun cukup mengganggu untuk teman saya tsb yg notabene adalah atasan si staf HR dan sekaligus bawahan dari si Direksi. Mengapa teman saya terganggu? ya jelas karena tugas2 dari staf tersebut bisa terbengkalai, walaupu dikerjakan ya ala kadarnya.
Namun teman saya tersebut juga tidak bisa menegur si staf-nya (takut didamprat oleh si direksi hahaha)
Pertanyaan saya, jika para pakar HR sekalian mendapati kasus seperti ini (anggaplah anda adalah teman saya tsb yg berada pada posisi manajer HR&GA dan mempunyai staf HR cewek yg cantik dan aduhai bodinya tapi otaknya kosong melompong dan tidak pintar bekerja namun sekaligus berada di bawah direksi yg sudah menikah namun mempunyai affair).
Apa yang akan anda lakukan?
Karena teman saya tersebut berniat untuk mengundurkan dirinya hehehe
Best Regards,
Kecik Putri NBW








0 comments:
Post a Comment