Wah... Pingin turun rembug....
Pengalaman yang sama.... Suatu tantangan buat kita rekan2 untuk jadi HR sebagai bussiness partner... Mengenai kedisiplinan....
Menurut pengalaman nih... Ada beberapa step yang biasanya saya lakuin :
1. Mencari inti masalah dulu.... Salah satunya bisa melalui konseling....bukan menyalahkan tetapi menanyakan apakah Hal keterlambatan tersebut menjadi masalah atau gak bagi si PELAKU....hehehe...(LOYALITY CHECK)
2. Kalo menjadi masalah bagi pelaku ya... Dibantu solusinya...Dan dibuatkan agreement berdua... Melalui coaching form... Sambil dipantau day by day... Not by monthly... Karena berhubungan dengan change attitude...
3. Apabila bukan mnjadi masalah... Kita buatkan agar menjadi masalah bisa dalam bentuk punishment (denda/SP)... Namun sayang Hal ini tidak bisa sepihak dari HRD karena ujung2nya komitmen yang mengarah ke DUIT atau pesangon... Atau Cra lain dalam bentuk memasukkan kedisiplinan dalam PA yang "mempengaruhi" nilai kenaikan salary tahunan karyawan...
4. Yang terus saya lakukan sampe sekarang yakni mencari TO (target operasi) yang akan kita bina dan menyiapkan tenaga karir utk menggantikan/replacement TO apabila tidak bisa dibina... Atau dibinasakan....hehehe....
Namun alhamdulillah... Cukup melalui point 1 dan 2 tempat kami yang notabene "orang pelabuhan" bisa berubah Dan meningkat produktifitasnya dengan mengurangi angka "LATE" di productivity report kami.
Kelihatannya ternyata karyawan itu butuh Caring atau human touch dari HRD jadi HRD bukan satpam lini 2 yang ngelihatin program checkclock dan menegur saja....hehehe.... Maaf karena sy udah keluar masuk 5 perusahaan kebanyakan seperti itu...hehehe....
Just advise... Jangan pernah memberi reward utk kedisiplinan. Karena Hal itu adalah WAJIB... Dan bisa merubah mindset karyawan mengenai rules... "kata nenek itu berbahaya.....hahaha"
KAPAN KITA BISA PUNYA CULTURE SEPERTI JEPANG.....karena untuk masuk tepat waktu saja dapat reward... Jangan2 kalo meeting datang tepat waktu juga dapat reward... Cape dech...hehehe....
Maaf sedikit banyol biar g stress... Happy Sunday...
Matur nuwun,
Danny S
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Baik pak Donny,
Saat itu HRD cuma jadi singa yang ompong giginya. Walau kita sdh minta ke owner untuk ketegasan, karena impactnya ke karyawan yg lain namun tetap saja phk tidak bisa kita lakukan. Namun dengan berjalannya waktu, akhirnya karyawan tersebut mengundurkan diri, bukan karena desakan dari HRD, tapi karena dia memilih untuk berdiri sendiri, secara link-link dan project2nya memang sangat menjanjikan.
Setelah dia keluar barulah bisa kita tegakkan kedisiplinan itu dengan sanksi2 yang memang sudah berlaku sebelumnya.
Wibawa HRD hilang, itu sudah pasti krn saya sdh berusaha tapi apa daya owner punya keputusan.
Dan insentif pun saya tambahkan sebagai penilaian untuk kenaikan gaji tahun depan. Sejak saat itu keadaan kantor mulai kembali kondusif.
Mohon maaf kalau jadi melebar ceritanya..hehehe..
Salam,
Adit
Powered by Telkomsel BlackBerry®
From: Adityawarman <adityawarman_adit@yahoo.com>
To: HRM-Club@yahoogroups.com
Sent: Thursday, April 21, 2011 10:40 AM
Subject: Re: [HRM-Club] FW: [Konsultasi-HR] denda keterlambatan
| Izin sharing sekalian.. Di kantor saya terdahulu juga mengalami hal yang sama. Susah sekali menerapkan kedisiplinan karyawan. Bahkan karena ybs dibutuhkan oleh perusahaan, saya selaku HRD sampai malu hati karena SP1, SP2 sampai dengan SP3 sudah dikeluarkan, namun kita tidak bisa ekeskusi phk karena posisi dia memang tidak banyak di indonesia dan dari Owner tetap ingin mempertahankannya. just fyi saja perusahaan saya saat itu bergerak di bidang distributor alat musik yang which is banyak orang-orang seni bahkan ada beberapa yang berambut gondrong. Walau sudah saya sudah buatkan uang insentif setiap bulannya, dimana yang telat akan mendapatkan sedikit jumlah uangnya begitu pula sebaliknya, itu sama sekali tidak berpengaruh karena bagi mereka uang insentif tidak ada apa-apanya dibandingnya side job mereka yang bisa mendapatkan jutaan rupiah. Sampai akhirnya saya menyadari bahwa tidak semua perusahaan bisa diterapkan peraturan yang baik walau itu sudah se-normatif mungkin. Karena seperti kata pepatah lain ladang lain belalang, lain perususahaan ya lain aturan mainnya, lain culture, dan lain environtment. Selamat bekerja... -Adit- --- On Tue, 4/19/11, Donny Jaya Pramada <donny_jayap@yahoo.com> wrote:
|
http://www.hrm-indonesia.com/
SLOGAN : HRM MEMANG BEDA
LOW PRICE, HIGH QUALITY & EASY TO APPLICATION
HRM CLUB - HRM SCHOOL - HRM INDONESIA
MENUJU 25.000 MEMBER
-----------
MILIS INI ADALAH MILIS SERIUS DLM SHARING & DISKUSI BUKAN SEKEDAR KONKOW, GUYONAN, ATAU MAIN-MAIN, KAMI BEDA DGN MILIS LAIN
KAMI AKAN HILANGKAN DISKUSI YANG ISINYA KONKOW, GUYONAN ATAU MAIN-MAIN.
KARENA POSITIONING KAMI ADALAH MILIS SERIUS
KARENA SLOGAN KAMI ADALAH HRM MEMANG BEDA
------------
Member Milis ini lebih dari 11.500 orang terdiri HR Director, HR Manager, Assnt Manager & HR SPv, akademisi & HR Consultant, bahkan CEO Perusahaan sehingga diskusinya berbobot dan bergizi.
Program-program HRM Club:
1. Training:
Public House - Harga member
Inhouse - Harga member
2. Konsultasi - Harga Member
3. Recruitment service / search executive - Harga Member
Saat ini HRM sering diminta untuk membantu membenahi sistem HR & Organsasi sampai bisa diaplikasikan dilapangan & kami undang anda utk bergabung bersama-sama belajar praktek implementasi sistem HR & Organisasi. Saat ini kami menangani rata-rata 3-4 perusahaan dalam sebulan untuk praktek pendampingan & konsultasi
Bila anda punya kemampuan dalam bidang training & konsultasi HR, mempunyai jiwa pengabdian & tidak terlalu komersial, & ingin bergabung dengan Team HRM Club.
silahkan kirim CV anda ke: teamhrmclub@yahoo.com
subject: Bergabung dengan tim HRM Club
Sebutkan bidang keahlian anda
Iffah
Pengelola
http://www.hrm-indonesia.com/
Di dukung para konsultan & trainer SDM yang mumpuni & membumi.
Bila email yahoo anda bouncing yakni tdk bisa menerima email lagi, silahkan kunjungi web:
http://groups.yahoo.com/unbounce
Bila belum berhasil juga, hubungi email pengelola di:
HRM-Club-owner@yahoogroups.com






0 comments:
Post a Comment