Powered by Blogger.
RSS

Re: [HRM-Club] Efektifitas training motivasi

 

Dear pak,

Faktor komunikasi adalah faktor utama sukses untuk team dan bonding. Perbaiki segera, cari communication value way dalam organisasi yg dapat mengalir pada kedua belah pihak agar bisa melangkah / improve performing.

Semoga sukses pak.

Salam

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT


From: Stan Wot <stenwot@gmail.com>
Sender: HRM-Club@yahoogroups.com
Date: Mon, 13 Dec 2010 12:25:33 +0700
To: <HRM-Club@yahoogroups.com>
ReplyTo: HRM-Club@yahoogroups.com
Subject: Re: [HRM-Club] Efektifitas training motivasi

 

Dera Pak Davy,

Yang saya maksudkan dengan bonding adalah program lanjutan yang bertujuan mengikat komitment peserta untuk terus memiliki semangat seperti yang diharapkan dari training.

Hasil Employee satisfaction index beberapa faktor masih kurang memuasakan khususnya komunikasi atasan antar bagian dan atasan bawahan.

Buat pak Agus tks sharingnya

Cheers
Sten


Pada 10 Desember 2010 11.37, Ameris Consultant & Development <amerishr@gmail.com> menulis:
 

Pak Stan,

 

Mungkin saya langsung merespon dalam email ini saja, karena saya melihat permasalahan yang diungkapkan oleh Pak Stan sudah lebih focus.

 

Saya agak masih kurang jelas dengan kalimat Pak Stan:

melakukan beberapa program bonding è maksudnya seperti apa ya Pak?

 

Terus, bagaimana hasil profile Employee Satisfaction Index?

 

Best regards'

Davy

Ameris Consultant & Development

 

 

From: HRM-Club@yahoogroups.com [mailto:HRM-Club@yahoogroups.com] On Behalf Of Stan Wot
Sent: Friday, December 10, 2010 8:12 AM


To: HRM-Club@yahoogroups.com
Subject: Re: [HRM-Club] Efektifitas training motivasi

 

 

Dear Pak Agus,

Diperusahaan sebelumnya saya melakukan training motivasi berdasarkan TNA yang sudah dilakukan dengan sumber dari ;
saya analisa data dari Complain pelanggan dari Marketing Dept dan ditemukan masih cukup tinggi complain pelanggan untuk kesalahan yang sama dalam 6 bulan, saya menganalisa juga internal compalin dari dept satu ke dept lain dan hal ini saya temukan juga dab saya melihat bayak berhubungan dengan faktor disiplin, saya lalu melakukan interview dgn Manager di core process produksi ( prshnn Manufacture) dan ditemukan maalah yang berhubungan dengan disiplin dalam menjalankan prosedur dan sistem yang sudah ada. Saya menyimpulkan bawah training yang mengarah pada peningkatan motivasi karyawan kan lebih cocok dan saya melakukan dalam bentuk experiental learning dan beberapa training motivasi.

Saya sudah melakukan maintain terhadap training ini dengan melakukan beberapa program bonding namun belum maksimal hasilnya. ada perubahan namun tidak signifikan dan tidak memuaskan managemen karena beberapa bulan setelah itu hasil training kurang terasa

Mungkin saja saya kurang dalam dalam TNA nya seperti saran pak Agus dengan Why method namun kalau saya perhatikan dari sisi sistem kami sudah cukup byk mengaplikasikan.TNA yang ada


Cheers
Sten

Pada 8 Desember 2010 15.22, Agus Susanto (PSDM Dryo) <aguss@suryakertas.com> menulis:

 

Pak Sten…., pertanyaan yang bagus pak…agar saya tidak salah persepsi tolong pak sten jelaskan dasarnya mengadakan training motivasi….?

Ini saya cuplik dari pernyataan bapak :

 

"Pengalaman saya pak, Sudah banyak sistem yang diaplikasikan: Management system, HR sytem, production sytem tetapi impact dari training motivasi masih belum significant, masih muncul kesalahan, complain pelanggan, karyawan yang tidak puas, ada sharing pak mengenai bagaimana mengintegrasikan system ini untuk mendukung program training sehingga akan menimbulkan dampak yang lebih besar seperti yang dikemukakan pak Syahrezal yaitu peningkatan revenuew perusahaan?

 

Yang menjadi pertanyaan :

-          apakah kalau karyawan motivasi tinggi tidak akan muncul kesalahan?

-          Apakah kalau karyawan motivasi tinggi tidak akan timbul komplain dari pelanggan?

-          Apakah dengan di kasih training motivasi, karyawan menjadi puas?

 

Coba kita lakukan TNA atas dasar permasalahan yang ada diatas :

-          kenapa karyawan melakukan kesalahan...?

-          kenapa pelanggan komplain?

-          Kenapa karyawan tidak puas?

Pakai five why method ...mengapa...mengapa...mengapa...dan mengapa...sampai ketemu akar permasalahan...,

Tidak semua permasalahan diselesaikan dengan training....kalau akar permasalahan adalah pada sistem ...ya...benahi sistem... kalau masalah karena motivasi .... baru dilakukan training motivasi... motivasi seseorang dapat timbul dari faktor internal dan eksternal...bikin program pelatihan yang pas sehingga bisa dirasakan dampak positifnya bagi perusahaan. Maaf kalau ada yang kurang atau salah....!

 

Thanks...!

AgusS


From: HRM-Club@yahoogroups.com [mailto:HRM-Club@yahoogroups.com] On Behalf Of Syahrezal
Sent: Tuesday, December 07, 2010 12:0
7 PM


To: HRM-Club@yahoogroups.com
Subject: Re: [HRM-Club] Efektifitas training motivasi

 

 

Dear Sten,

 

Program training bukan sekedar dijalankan saja tetapi harus ada proses evaluasi dan berkelanjutan sehingga nantinya berdampak terhadap kinerja perusahaan. Biasanya proses evaluasi dan berkelanjutan ini yang banyak diabaikan sehingga hasil dari training itu sendiri terkesan sia-sia.

 

Ada beberapa metode evaluasi:
1. One shot posttest only design

2. One group pretest posttest design

3. Posttest only control group design

4. Pretest Posttest control group design

5. Multi time series design.

 

Apapun metode evaluasinya, organisasi harus melakukan pengujian dan pengukuran terhadap aspek learning, behavior & organization result. Dari sana bisa diketahui bagaimana dampak training tersebut terhadap karyawan dan kinerja perusahaan. Kemudian dapat ditentukan langkah-langkah apa untuk menindaklanjuti atau lebih meningkatkan kinerja yang telah dicapai.

Saya sedikit mengomentari pendapat Bpk Sten yang mengatakan implementasi sistem untuk mendukung program training. Menurut saya program training dibuat untuk mendukung implentasi suatu sistem. Ketika kita menerapkan suatu sistem yang terintegrasi untuk mencapai visi perusahaan biasanya ada masalah dari sisi SDM untuk menjalankan sistem tersebut. Training dibutuhkan untuk mendukung sistem dari sisi kesiapan SDM. Untuk mendukung keberhasilan suatu sistem memang dibutuhkan kesiapan dari semua pihak, seperti: manajemen, SDM, infrastruktur dan kadang harus ada dukungan pihak luar juga seperti supplier, konsultan dan customer.

 

 

Syahrezal

MS Consulting

 


--- On Mon, 12/6/10, Stan Wot <stenwot@gmail.com> wrote:


From: Stan Wot <stenwot@gmail.com>

Subject: Re: [HRM-Club] Efektifitas training motivasi
To: HRM-Club@yahoogroups.com

Date: Monday, December 6, 2010, 6:22 AM

 

Dear Pak Davy,

Thank you atas tanggapannya yang lengkap,

 

Saya meringkas sedikit apa yang disampaikan pak Davy ( CMIIW) :

Training motivasi akan berdampak positif terhadap organisasi karena ada reinforcement positif  berupa penerapan HR system seperti Performance Management(Coaching, KPI) Comben(Policy & Procedure), Employee Satisfaction Index, Talent management dan Employee relation.

 

Saya masih belum melihat korelasi antara berbagai sistem di atas terhadap training motivasi yang dilaksanakan. Apakah perusahaan yang belum menerapkan sistem HR terintegrasi apabila mendapatkan training motivasi maka tidak akan berdampak?

 

Pengalaman saya pak, Sudah banyak sistem yang diaplikasikan: Management system, HR sytem, production sytem tetapi impact dari training motivasi masih belum significant, masih muncul kesalahan, complain pelanggan, karyawan yang tidak puas, ada sharing pak mengenai bagaimana mengintegrasikan system ini untuk mendukung program training sehingga akan menimbulkan dampak yang lebih besar seperti yang dikemukakan pak Syahrezal yaitu peningkatan revenuew perusahaan?

 

 

Cheers

Sten

Pada 5 Desember 2010 21.14, Ameris Consultant & Development <amerishr@gmail.com> menulis:

 

Maaf karena saya baru dapat reply email Pak Sten,

 

Terus terang, pembahasan pengelolaan HR secara terintegrasi akan cukup panjang, namun, dalam hal ini, kita focus pengelolaan integrated HR untuk keberhasilan training motivasi dalam organisasi atau perusahaan saja.

 

Sebenarnya, training hanya merupakan tools/alat untuk merubah/memodifikasi tingkah laku, sehingga untuk dapat mempertahankan perubahan tingkah laku tsb, dibutuhkan factor:

- reinforcement positif >> penguat kaitan antara tingkah laku yang dikehendaki untuk menghasilkan hasil yang positif

- reinforcement negative >> pelemah ikatan antara tingkah laku yang ingin dihindari karena dapat menghasilkan result yang tidak dikehendaki

 

Untuk factor reinforcement positif:

- Performance Management system yang lengkap dengan coaching dan Key Performance Indicator yang akurat, sangat bermanfaat, yang dalam skala lebih besar, yang dalam skala lebih luas, track record yang positif akan berpengaruh bagi karir ybs (Talent Management akan mempunyai record positif dari karyawan ybs), dan

- seringkali Compensation & Benefit serta Remuneration System juga mempunyai peran yang krusial, sehingga harus dilakukan policy & setting yang cermat agar menghasilkan hasil yang optimal & efektif dalam me-retain workforce yang potensial, dan untuk mengetahui tingkat efektivitas program yang sesuai, maka umumnya

- dibutuhkan adanya Employees Engagement/Satisfaction Survey untuk mengetahui factor yang paling sesuai guna mengadakan program yang sesuai untuk meretain karyawan bagi perusahaan ybs (karena setiap karyawan pada tiap-tiap perusahaan, seringkali mempunyai factor yang berbeda).

 

Dan peran Talent Management juga diharapkan dapat mengetahui potensi, minat & gap kompetensi yang ada antara: karyawan ybs dengan job desc yang ada, karena seringkali, masalahnya bukan hanya terdapat pada motivasi saja (dalam hal ini, motivasi bukanlah panacea/obat dari segala penyakit).

 

Disisi lain, role HR sebagai Employee Relation yang efektif juga turut berperan dalam proses menyusun ketentuan-ketentuan HR (reinforcement positif & negative) yang selaras dengan tujuan yang ingin dicapai.

Keseluruhan dari data tsb, memerlukan HRIS yang terintegrasi & lengkap, sehingga memudahkan HR & Management dalam melakukan analisa SWOT workforce-nya.

 

Semoga penjelasan singkat ini, dapat mendapatkan gambaran tentang perlunya pengelolaan HR yang terintegrasi.

 

Best regards'

Davy

Ameris Consultant & Development

 

Fax: +62-21-45870245

Our email: amerishr@yahoo.com

Visit our official www.facebook.com/Ameris.Consultant

LinkedIn: http://id.linkedin.com/pub/ameris-consultant-development/24/570/b9b

                                                                                      

From: HRM-Club@yahoogroups.com [mailto:HRM-Club@yahoogroups.com] On Behalf Of Stan Wot
Sent: Friday, December 03, 2010 11:51 AM

Subject: Re: [HRM-Club] Efektifitas training motivasi

 

 

Pertanyaan untuk pak Syahrezal,
Faktor apa saja yang cukup kuat hubunganya dengan training motivasi?

Untuk pak Davy, mungkin bapak bisa jelaskin lebih detil pengelolaan HR secara terintegrasi seperti apa yang ideal untuk keberhasilan training motivasi dalam organisasi atau perusahaan? masih mengambang penjelasannya pak hehehe?

tks
Sten

Pada 2 Desember 2010 17.09, Ameris Consultant & Dev elopment <amerishr@gmail.com> menulis:

 

Training hanya merupakan salah satu tools untuk meningkatkan performance karyawan.

Oleh karena itu, kami selalu menyarankan kepada client kami agar mengelola HR secara terintegrasi, sehingga semua aspek dalam HR dapat berfungsi mencapai hasil yg optimal agar SDM mrk dapat menjadi Capital.

Best regards'
Davy

Ameris Consultant Development
Sent from BlackBerry®


From: Syahrezal <syahrezal@ymail.com>

Date: Wed, 1 Dec 2010 15:05:30 +0800 (SGT)

Subject: Re: [HRM-Club] Efektifitas training motivasi

 

 

Dear Raymund,

 

Faktor-faktor internal dan eksternal yang anda sebutkan tersebut sebenarnya menjelaskan kenapa dampak training motivasi ini tidak berlangsung lama. Kemudian penjelasan saudara Sten mempertegas kembali kenapa harus dilakukan program pelatihan motivasi berkelanjutan.

Mengenai hasil atau dampaknya, cara yang banyak digunakan adalah pendekatan statistik untuk mengukur korelasi antara training dan kinerja serta berapa lama dampaknya. Kalau bicara statistik kita tidak bicara perorangan tetapi berupa sample atau populasi data.
Mohon dikoreksi jika salah.

 

Salam,

Syahrezal


--- On Tue, 11/30/10, HRDRaymund Lullus <hrdresidential@gmail.com> wrote:


From: HRDRaymund Lullus <hrdresidential@gmail.com>
Subject: Re: [HRM-Club] Efektifitas training motivasi
To: HRM-Club@yahoogroups.com
Date: Tuesday, November 30, 2010, 7:50 AM

 

Sepertinya pertanyaan ini sangat susah dijawag dengan data. Karena dampak training sangat dipengaruhi oleh banyak hal baik internal peserta maupun eksternal.

 

Internal : Sifat dasar peserta, pengalaman hidup yang dialami, ketertarikan atas suatu hal  dan daya tangkap

Eksternal : Sistem di perusahaan, lingkungan kerja, lingkungan non kerja /keluarga dll

 

Semua saling mempengaruhi dampak pelatihan motivasional terhadap seseorang. Bila ada yang mengklaim tahan untuk sekian tahun atau bulan, belum tentu akan berlaku untuk orang lain lagi.

2010/11/30 Syahrezal <syahrezal@ymail.com>

 

Dear Richard,

 

Dampak dari pelatihan motivasi ini tergantung dari maksud dan tujuannya. Jika ditujukan untuk meningkatkan motivasi sales dampaknya bisa dilihat dari angka penjualan atau jam kunjungan pelanggan yang meningkat. Jika ditujukan untuk meningkatkan semangat kerja tenaga produksi hasilnya bisa dilihat dari kuantitas dan kualitas hasil produksi. Buat data statistiknya.

Berapa lama training tersebut bertahan anda bisa lihat dari data statistik yang telah anda buat. Saya pernah membaca katanya sih untuk sales cuma bertahan kurang dari 3 bulan dan program ini harus berkelanjutan. Tetapi dari data statistik yang dibuat di tempat anda mungkin anda bisa memperoleh data yang lebih akurat.

 

 

Syahrezal

MS Consulting
Mitra Solusi Usaha Anda


--- On Mon, 11/29/10, Richard <cadden.richard@yahoo.com> wrote:


From: Richard <cadden.richard@yahoo.com>
Subject: [HRM-Club] Efektifitas training motivasi
To: HRM-Club@yahoogroups.com
Date: Monday, November 29, 2010, 11:20 AM

 

 

Mau tanya ttg Efektifitas training motivasi, apakah rekan-rekan bisa sharing ttg training motivasi ini? seberapa efektifkah trianing ini? lalu dampaknya terhadap kinerja itu bisa bertahan berapa lama? lalu dampak langsungnya itu spt apa?

terima kasih

 

 

 


__._,_.___
Recent Activity:
--- Utk Join Kirim Email ke: HRM-Club-subscribe@yahoogroups.com ---
                  http://www.hrm-indonesia.com/
                    SLOGAN : HRM MEMANG BEDA

         LOW PRICE, HIGH QUALITY & EASY TO APPLICATION
             HRM CLUB - HRM SCHOOL - HRM INDONESIA
                      MENUJU 25.000 MEMBER

-----------
MILIS INI ADALAH MILIS SERIUS DLM SHARING & DISKUSI BUKAN SEKEDAR KONKOW, GUYONAN, ATAU MAIN-MAIN, KAMI BEDA DGN MILIS LAIN

KAMI AKAN HILANGKAN DISKUSI YANG ISINYA KONKOW, GUYONAN ATAU MAIN-MAIN.

KARENA POSITIONING KAMI ADALAH MILIS SERIUS
KARENA SLOGAN KAMI ADALAH HRM MEMANG BEDA
------------

Member Milis ini lebih dari 11.500 orang terdiri HR Director, HR Manager, Assnt Manager & HR SPv, akademisi & HR Consultant, bahkan CEO Perusahaan sehingga diskusinya berbobot dan bergizi.

Program-program HRM Club:
1. Training:
   Public House - Harga member
   Inhouse - Harga member
2. Konsultasi - Harga Member
3. Recruitment service / search executive - Harga Member

Saat ini HRM sering diminta untuk membantu membenahi sistem HR & Organsasi sampai bisa diaplikasikan dilapangan & kami undang anda utk bergabung bersama-sama belajar praktek implementasi sistem HR & Organisasi. Saat ini kami menangani rata-rata 3-4 perusahaan dalam sebulan untuk praktek pendampingan & konsultasi

Bila anda punya kemampuan dalam bidang training & konsultasi HR, mempunyai jiwa pengabdian & tidak terlalu komersial, & ingin bergabung dengan Team HRM Club.
silahkan kirim CV anda ke: teamhrmclub@yahoo.com
subject: Bergabung dengan tim HRM Club
Sebutkan bidang keahlian anda


Iffah
Pengelola
http://www.hrm-indonesia.com/
Di dukung para konsultan & trainer SDM yang mumpuni & membumi.

Bila email yahoo anda bouncing yakni tdk bisa menerima email lagi, silahkan kunjungi web:
http://groups.yahoo.com/unbounce

Bila belum berhasil juga, hubungi email pengelola di:
HRM-Club-owner@yahoogroups.com
.

__,_._,___

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 comments:

Post a Comment