Dear Pak Idris
Mungkin contoh yang saya kasih tidak pas, coba contoh yang ini:
Pada Pasal 28 Jo. Pasal 43 UU No.21 Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja.
Pasal 28 tersebut memuat tengtang larangan menghalang-halangi pekerja untuk berserikat atau menghambat aktivitas serikat pekerja. Sedangkan Pasal 43 memuat ancaman sanksi bagi pelanggar Pasal 28 berupa penjara selama satu sampai lima tahun dan atau denda antara Rp100 juta sampai Rp500 juta.
Artinya jika HRD/Personalia melakukan Hal seperti pada pasal 28 tersebut maka ada sanksi pidananya, karena aktifitas hubungan industrial lebih banyak dilakukan oleh personalia kan? sangat kecil kemungkinan aktifitas hubungan industrial dilakukan oleh manager PPC, Manager Produksi.. iya kan? Sanksi untuk personalia/HRD itu bisa saja dari aktivitas hubungan industrial dan idak melulu soal aktifitas pidana.
Kalau aktifitas pidana tentu tidak hanya manager personalia saja yang menjadi objeknya, orang pengangguran juga bisa dikenakan sanksi pidana jika ia melakukan aktifitas pidana.
Coba gali lagi contoh-contoh undang-undang yang lain saya yakin masih banyak yang bisa mengancam kedudukan personalia
Jika masih belum yakin, coba tanyakan ke Disnaker setempat saya yakin lebih meyakinkan.
Semoga menjadi wacana yang baik
Terimakasih
Rahmat
Dear rekan-rekan HRD
Posisi HRD adalah posisi yang sangat penting, dia seorang policy maker, dalam melaksanakan tugasnya berpedoman kepada blue print perusahaan untuk mewujudkan / mencapai goal perusahaan. Dalam menjalankan fungsinya seorang HR tentu saja harus memahami framework Human Resources / Human Capital. Mulai dari Planning, aquiring, developing, maintaining, dan retaining.
Menurut seorang pakar dari Jepang Nakamura sun bicara " Profit itu adanya diluar perusahaan yang ada dalam perusahaan itu adalah biaya dan upaya, disinilah peran seorang HR untuk dapat mengejar profit tsb dengan memanfaatkan semua SDM yang ada di perusahaan.
Seorang HR harus dapat bermain cantik, bisa sebagai bussiness of partner bagi perusahaan, bisa sebagai agent of changes untuk membangun perubahan, bisa sebagai administration of specialis & bisa sebagai consultant of employee di perusahaan. Jadi dalam melaksanakan tugasnya tentu sudah mengikuti guidences yang ada. Kecil kemungkinan lah kalau sampai di pidana sepanjang tidak melanggar KUHP. Bila perusahaan melanggar norma ketenagakerjaan yang bersanksi hukum pidana justru peran HR lah yang akan memberikan advokasi bahwa hal tersebut tidak sesuai dengan aturan yang berklaku.
Demikian semoga bermanfaat.
Best Regards
Idrial.2011/2/8 idrial idris <idrial.idris@gmail.com>
Dear Pak Rahmat
Bahwa bedasarkan UU no 40 tahun 2007 tentang perseroan terbatas jelas dikatakan bahwa orang yang bertanggung jawab dalam badan hukum itu adalah Presiden Direktur, HR kalau mau melakukan sesuatu dan atau melaksanakan sesuatu untuk pihak ketiga lainnya harus dengan kuasa direksi.HR bukan pengusaha, tapi dia seorang karyawan perusahaan, yang menjalankan instruksi dari Top managemen. (mohon dilihat klausula defenisi kata - kata "pengusaha")
HR memang bisa di pidana tetapi bukan dalam kontek seperti tersebut diatas.
Demikian terima kasih.
Best Regards
Idrial2011/2/8 Rahmat Setyono <rahmatset@gmail.com>
Dear Bu Wanti & Pak Idris
Saya kasih contoh nih, dimana HR bisa di pidana (HR sebagai pemegang keputusan), pada pasal 185 jo pasal 90, pengusaha dilarang membayar upah lebih rendah dari upah minimum dan barang siapa melanggar ketentuan pasal 90 maka dikenakan sanksi pidana penjara palingsingkat 1 (satu) tahun dan paling lama 4 tahun dan/atau denda paling sedikit 100jt
Maka jika HR manager memutuskan dengan persetujuan pengusaha membayar lebih rendah dari upah minimum baik kesengajaan maupun kelalaian/lupa/tidak tahu/khilaf dst maka dapat dikenakan sanksi pidana.
Mudah-mudahan cukup membantu.
Terimakasih
RahmatPada 29 Januari 2011 09:45, idrial idris <idrial.idris@gmail.com> menulis:
2011/1/29 idrial idris <idrial.idris@gmail.com>Dear Ibu Wanti
Menarik sekali pertanyaan Ibu, Perselisihan di bidang Industrial hanya ada 4, perselisihan hak, perselisihan PHK, perselisihan kepentingan, dan perselisihan antar serikat pekerja, semuanya berada dalam lingkup hukum perdata, yang di acarakan di pengadilan hubungan Indutrial.
Kata-kata HR di penjarakan berarti kita bicara dalam lingkup hukum pidana, yang mana pelanggaran hukum yang dilakukan adalah dalam lingkup KUHP, apabila seorang HR dalam melakukan aktifitasnya nyata-nyata melakukan perbuatan hukum yang bertentangan dengan aturan yang di atur dalam KUHP maka HR dapat di pidanakan, misalnya melakukan pemukulan/penganiayaan kepada seorang karyawan Menyimpan / menggelapkan uang milik perusahaan, serikat, atau seseorang dll.
Suatu usulan yang diberikan oleh seorang HR kepada management yang kemudian menimbulkan konflik itu bukan pelanggaaran hukum pidana.
Memberikan usulan adalah suatu perbuatan yang layak / Zaak waarneming, kemudian usulan itu di yakini oleh seseorang dan seseorang sesuai dengan kewenangannya itu menjalankan usulan tersebut yang kemudian menimbulkan konflik. Seorang HR tidak dapat dijadikan kambing hitam dalam hal ini. Konsekwensi dari Usulan adalah dapat di terima dan dapat di tolak, kalau perintah dijalankan atau tidak dijalankan.
Demikian, semoga dapat memuaskan.
Best Regards
Idrial2011/1/28 wanti <lajwanti.naido@gmail.com>
Sore semua,
Saya mau tanya
bisakah HR dipenjarakan terkait dgn kebijakan manajemen atas usulan, masukan shg keputusan tsb menimbulkan konflik hubungan industrial? kalau ada, apakah ada contoh kasusnya?
terima kasih
salam
http://www.hrm-indonesia.com/
SLOGAN : HRM MEMANG BEDA
LOW PRICE, HIGH QUALITY & EASY TO APPLICATION
HRM CLUB - HRM SCHOOL - HRM INDONESIA
MENUJU 25.000 MEMBER
-----------
MILIS INI ADALAH MILIS SERIUS DLM SHARING & DISKUSI BUKAN SEKEDAR KONKOW, GUYONAN, ATAU MAIN-MAIN, KAMI BEDA DGN MILIS LAIN
KAMI AKAN HILANGKAN DISKUSI YANG ISINYA KONKOW, GUYONAN ATAU MAIN-MAIN.
KARENA POSITIONING KAMI ADALAH MILIS SERIUS
KARENA SLOGAN KAMI ADALAH HRM MEMANG BEDA
------------
Member Milis ini lebih dari 11.500 orang terdiri HR Director, HR Manager, Assnt Manager & HR SPv, akademisi & HR Consultant, bahkan CEO Perusahaan sehingga diskusinya berbobot dan bergizi.
Program-program HRM Club:
1. Training:
Public House - Harga member
Inhouse - Harga member
2. Konsultasi - Harga Member
3. Recruitment service / search executive - Harga Member
Saat ini HRM sering diminta untuk membantu membenahi sistem HR & Organsasi sampai bisa diaplikasikan dilapangan & kami undang anda utk bergabung bersama-sama belajar praktek implementasi sistem HR & Organisasi. Saat ini kami menangani rata-rata 3-4 perusahaan dalam sebulan untuk praktek pendampingan & konsultasi
Bila anda punya kemampuan dalam bidang training & konsultasi HR, mempunyai jiwa pengabdian & tidak terlalu komersial, & ingin bergabung dengan Team HRM Club.
silahkan kirim CV anda ke: teamhrmclub@yahoo.com
subject: Bergabung dengan tim HRM Club
Sebutkan bidang keahlian anda
Iffah
Pengelola
http://www.hrm-indonesia.com/
Di dukung para konsultan & trainer SDM yang mumpuni & membumi.
Bila email yahoo anda bouncing yakni tdk bisa menerima email lagi, silahkan kunjungi web:
http://groups.yahoo.com/unbounce
Bila belum berhasil juga, hubungi email pengelola di:
HRM-Club-owner@yahoogroups.com






0 comments:
Post a Comment