Perusahaan di Indonesia ini banyak yang aneh dan unik...
Ada perusahaan hanya mau menerima etnis tertentu....ada yang karyawannya harus lelaki....ada yang harus lulusan kampus A/B/C..dan lain-lain....
Sekarang kalau mau dilaporkan, alasannya apa?? berapa banyak energi,waktu dan biaya yang harus dikeluarkan oleh sipelapor..??
Nah kalau ada perushaan melarang karyawan dijilbab pasti ada alasannya...lah calon karyawan tinggal pilih mau nurut atau cari tempat lain...
Best Regards
R. Rubben
HR and Admin Officer
Tel : + 62 264 351178
Fax : + 62 264 351179
Email : roby.rubben@esabasia.com
Mobile : + 62 815 1905 5443
PT. Karya Yasantara Cakti
Registered office : Kawasan Industri Kota Bukit Indah, Blok A II - No. 4, Purwakarta 41181 , Indonesia .
A company registered in Purwakarta Indonesia , company registration number 100912800211.
ronnyoppusunggu---08/28/2012 11:21:25 AM---Mungkin ada beberapa pertimbangan mengeluarkan kebijakan tersebut yg saya pikir murni bisnis, karena
From: ronnyoppusunggu@yahoo.com
To: HRM-Club@yahoogroups.com
Date: 08/28/2012 11:21 AM
Subject: Bls: [HRM-Club] Interview HRD: Meminta calon karyawan yg berjilbab utk lepas jilbab
Sent by: HRM-Club@yahoogroups.com
Mungkin ada beberapa pertimbangan mengeluarkan kebijakan tersebut yg saya pikir murni bisnis, karena jarang sekali ada perusahaan mau mencampurkan urusan ketuhanan dengan urusan bisnis,dan sudara ibu dipanggil ke perush tsb untuk kepentingan bisnis perusahaan bkn utk urusan ke Tuhanan, sy pikir sederhana tgl bagaimana menyikapinya Saudara Ibu selain ingin bekerja utk perush tp jg pny kepentingan sendiri spy hub.nya Dng Tuhannya jg berjalan sedang Perush hny membuthkan tenaga profesionalnya tanpa embel2 lain, ini hanya masalah pilihan bg saudara ibu
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
From: "Mane" <charming.pranalimane@gmail.com>
Sender: HRM-Club@yahoogroups.com
Date: Tue, 28 Aug 2012 00:38:01 +0530
To: <HRM-club@yahoogroups.com>
ReplyTo: HRM-Club@yahoogroups.com
Subject: [HRM-Club] Interview HRD: Meminta calon karyawan yg berjilbab utk lepas jilbab
Mohon petunjuknya dari rekan-rekan semua sesama HRD, apakah hal ini etis?
Saudara saya lulusan apoteker / farmasi, melamar ke banyak industri farmasi dan apotik. Sebelum puasa ramadhan kemarin dia mendapat panggilan interview utk menjadi brand manager perusahaan farmasi ternama di Indonesia dgn produk kecantikannya. setelah melihat hasil tes HRD tertarik dgn profil tes saudara saya tsb, dan ketika interview dia di janjikan gaji 7 - 10 juta, dan dalam waktu dekat sudah harus masuk kerja, diakhir sesi interview dia diminta lepas jilbab ketika masuk kerja. Dia menolak utk lepas jilbab, akhirnya dilepaskan perusahaan farmasi ternama tsb.
lalu kemudian beberapa hari kemudian dipanggil oleh jaringan apotek ternama di Indonesia dimana para SPG selalu berpakaian seksi-seksi, dan kejadiannya sama yakni diminta lepas jilbab.
kedua perusahaan tsb sangat tertarik atas profil tes saudara saya tersebut dan masih berminat utk merekrut, dgn solusi kalau di perusahaan lepas jilbab, tp diluar perusahaan tetap memakai jilbab.
Saudara saya itu menjawab, itu sama dgn menghina Tuhan, sama dengan sholat 5 waktu tp sholat dhuhurnya sama asharnya bolong krn menuruti perintah perusahaan.
Kenapa masih ada perusahaan yg seperti ini? kenapa HRD tdk memahami aturan yg spt ini?
saya masih menjaga sikap utk tdk melaporkan perusahaan farmasi tsb ke lembaga berwenang, juga dgn apotik tsb karena takut saudara saya akan mengalami kasus spt prita.
salam
______________________________________________________________________
This communication and any files transmitted with it contain information which is confidential and which may also be privileged. It is for the exclusive use of the intended recipient(s). If you are not the intended recipient(s), please note that any disclosure, copying, printing or use whatsoever of this communication or the information contained in it is strictly prohibited. If you have received this communication in error, please notify us by e-mail or by telephone as above and then delete the e-mail together with any copies of it.
ESAB does not accept liability for the integrity of this message or for any changes, which may occur in transmission due to network, machine or software failure or manufacture or operator error. Although this communication and any files transmitted with it are believed to be free of any virus or any other defect which might affect any computer or IT system into which they are received and opened, it is the responsibility of the recipient to ensure that they are virus free and no responsibility will be accepted by ESAB for any loss or damage arising in any way from receipt or use thereof.
0 comments:
Post a Comment