Powered by Blogger.
RSS

Bls: Bls: Validitas grafology paling rendah, tdk disarankan utk rekrutmen --- Re: [HRM-Club] GRAFOLOGY : Mohon analisanya

 

Dear All,
 
Nimbrung doong .... Ikut ....
 
Sebagaimana alat ukur yang lainnya, tergantung juga keterampilan si pemakai alat tersebut.
Sama saja dengan memakai senapan untuk berburu, kalau pun tidak pernah kena ketika menembak sasaran tembak (buruan kita)dengan senapan merek dan type tertentu, tidak berarti bahwa senapannya yang tidak bener.
 
Bisa saja yang memakai masih kurang terampil.
 
salam,

Dari: sandy <seinama2003@yahoo.com>
Kepada: "HRM-Club@yahoogroups.com" <HRM-Club@yahoogroups.com>
Dikirim: Senin, 8 Juli 2013 11:46
Judul: Re: Bls: Validitas grafology paling rendah, tdk disarankan utk rekrutmen --- Re: [HRM-Club] GRAFOLOGY : Mohon analisanya
 
setuju. itu di 2001. bagaimana 2013? di indonesia?
Sandy kartasasmita 
On 8 Jul 2013, at 10:12, vice.versaof.me@gmail.com wrote:
 
Ya itu dia pak Sandy,
Kan udah ada penelitiaanya, di tahun 2001. Dan tren di barat sana, graphology semakin ditinggalkan kecuali utk negara yg disebutkan itu (Perancis)
Kalau mau dibuat penelitian di Indonesia juga boleh juga tuh, tapi apakah Perusahaan2 di Indonesia cukup terbuka untuk memberikan akses ke peneliti-peneliti terkait proses rekrutmen mereka?
Hehehe
Salam.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
From: sandy <seinama2003@yahoo.com>
Date: Wed, 26 Jun 2013 11:54:34 +0800
Subject: Re: Bls: Validitas grafology paling rendah, tdk disarankan utk rekrutmen --- Re: [HRM-Club] GRAFOLOGY : Mohon analisanya

 
menarik sekali pembahasan hal ini. 
kenapa tidak diteliti saja, agar jadi lebih ilmiah daripada diperdebatkan saja 

salam,
Sandy kartasasmita 
On 25 Jun 2013, at 20:27, vice.versaof.me@gmail.com wrote:
 
Dear pak Simon,
Benar sekali. Mungkin kita perlu mencermati lagi pengertian dari:
1. Hipotesa
2. Teori
3. Dalil
4. Aksioma
Graphology memiliki nilai validitas paling rendah berdasarkan penelitian Smith and Robertson, 2001, yakni hanya: 0,02, jadi bisa diabaikan (jika hanya memakai graphology doang).
Kalau graphology dianggap sebagai suatu ilmu ilmiah, maka secara penelitian ilmiah di atas sudah didapatkan hasilnya.
Structured Interview (0.51) >> jika hanya memakai interview doang.
Tapi yg paling tinggi nilainya adalah: Interview Terstruktur + Cognitive Ability Test (0,63).
Makanya ahli interview pun mengatakan bahwa mereka juga tidak menyarankan menggunakan hasil interview sebagai satu-satunya penilaian yg memutuskan kandidat layak di hire atau tidak.
Ahli tes cognitive pun demikian jg. Mereka tidak menyarankan itu dijadikan satu2nya tolak ukur utk memutuskan hal tersebut (hire atau tidak). Karena tentunya yg namanya pekerjaan itu ada "seni non eksak" nya... Hehehe
Mencermati diskusi Graphology di atas, saya jadi heran sendiri kenapa kok berkutat di pertanyaan yg aneh menurut saya.
Kita harus lihat lagi:
"Untuk penilaian apa tes Graphology itu digunakan? Penilaian Kepribadian seseorang atau Penilaian Kecakapan kompetensi seseorang"
Kalau ada yg menggunakan Graphology untuk menilai kecakapan KOMPETENSI (skill mengerjakan suatu pekerjaan) dari seorang kandidat, maka saya ragu apakah orang yg mencetuskan pertanyaan seperti ini benar2 mengerti pola pikir teoritis dan ilmiah.
Tidak pernah saya temukan penemuan ilmiah yg mengatakan bahwa Graphology bisa menilai kompetensi seseorang. Kalau pun ada, saya boleh dikirimkan URL atau link atau pdf atau e-book nya utk saya baca? :)
Kalau seseroang mau meng-asses tipe KEPRIBADIAN seseorang dengan Graphology, saya bisa terima hal itu.. Walau saya lebih percaya tes non proyektif daripada proyektif.. (Kalau Psikolog, khususnya Psikolog Klinis yg benar2 pengalaman menangani hal seperti ini dan melakukan penelitian yg sejenis, baru saya bisa percaya interpretasi alat tes proyektif ini).
Kalau memang mau menilai tipe kepribadian pakai Graphology saya kira sih sah-sah saja. Namun di Eropa dan Amrik sana, penggunaan ini sudah cukup ditinggalkan (setahu saya masih Perancis yang menggunakan di banyak perusahaan mereka). Dan hal ini juga mgkn dapat dimengerti karena Bapak Graphology sendiri adalah seorang Pastor yang berasal dari Perancis, dan penerusnya (yg mempopulerkan alat ini) juga berasal dari Perancis.
Yang mau coba baca Palmistry dan Handwriting, mgkn bisa baca bukunya Liz Gerstein.
Intinya adalah, gunakanlah alat yang tepat untuk mengukur suatu hal yg sesuai.
Lalu cari second opinion, dalam kasus ini, gunakan cara yg lain atau alat yg lain.
Salam.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
From: "agustinus" <dwi_atmajanta@yahoo.co.id>
Date: Fri, 21 Jun 2013 06:39:06 +0000
Subject: Bls: Validitas grafology paling rendah, tdk disarankan utk rekrutmen --- Re: [HRM-Club] GRAFOLOGY : Mohon analisanya

 
Analisa yang cukup menarik pak simon, salam sejawat.

Agustinus Dwi A
Powered by Telkomsel BlackBerry®
From: Simon Sibarani <yosibara_consultant@yahoo.co.id>
Date: Fri, 21 Jun 2013 14:06:18 +0800 (SGT)
Subject: Bls: Validitas grafology paling rendah, tdk disarankan utk rekrutmen --- Re: [HRM-Club] GRAFOLOGY : Mohon analisanya

 
Pak Pontas,,,,,,,,,, jadi ingin teriak nih dari pojok he he he
Seandainya pun semuanya ilmu non eksak digabung menjadi satu, tidak akan pernah menjadi absolute
Namanya juga ilmu non eksak, ya tidak akan pernah eksak, termasuk psikologi, manajemen, ekonomi, semua hanya akan menghasilkan logika kecenderungan, tidak ada yang pasti
Bila seseorang menganggap satu ilmu lebih relevan, itu hanya karena dia sudah mempelajari hipotesanya, dan yang belum dipelajari, akan dituding hoax. Jadi, pernyataan hoax dari seseorang,sesungguhnya hanya menunjukkan "siapa dia"
Dan andainya grafology lebih dulu dipelajari dan ilmunya berkembang ketimbang psikologi saya yakin bahwa manusia akan menganggap grafologylah yang benar dan psikologi itu hoax

Sama halnya ketika jaman dulu, waktu saya belum ketahuan ada dimana, ada cendikiawan yang mengatakan bahwa bumi yang mengitari bulan, cendikawan tersebut dianggap gila dan dihukum pancung. Tetapi sekarang, teori mana yang benar?
Demikian juga ketika Colombus menyatakan bahwa bumi ini bulat, dia ditertawakan, Tetapi sekarang? teoru mana yang benar?
Demikian juga ketika Bill Gates menyatakan bahwa komputer akan ada di tiap meja, semua tertawa, menganggap itu hoax. Akan tetapi sekarang? jangankan di tiap meja, di tiap telapak tangan pun bisa ada komputer
Jadi saran saya, sebaiknya yang namanya praktisi HR itu memiliki wawasan luas agar bisa menjadi arif.

Saya sendiri, ketika masih aktif bekerja di HR, pada prinsipnya mempergunakan semua referensi yang ada
Ketika saya menseleksi lamaran, yang saya verifikasi adalah, selain kertas ijazah, sertifikat, data nilai, saya selalu memperhatikan tulisan tangan pelamar. Lamaran yang diketik, dengan komputer atau mesin tik, pada dasarnya saya buang, karena saya anggap "menyembunyikan diri". Orang yang terbuka akan membuat lamaran dengan tulisan tangan, Itu prinsip saya. Terserah bagaiamana prinsip atau keyakinan orang lain.
Pada tulisan, yang saya perhatikan memang bukan bagus jeleknya, akan tetap "cara menuliskan" Setelah itu saya cermati wajah yang terpampang di passphoto, dahinya lebar atau sempit? rahangnya lebar atau sempit? rambutnya keriting kering atau tidak? matanya bagaimana?
Ya samalah seperti yang diungkapkan oleh Pak Defnil sebelumnya.
Yang saya anggap sesuai, kemudian saya undang untuk mengikuti psikotest. Apakah hasil psikotest bisa dipercaya mutlak? tidak juga, karena saya sering mendapatkan p

__._,_.___
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (73)
Recent Activity:
-- Pendiri Bpk SUNAWAN - HP. 0817 994 0224 : Jumlah Member 17.000 --
HRM Club memiliki Member diseluruh Indonesia,
dan sebagai Chairman HRM Club adalah Bpk sunawan,
beliau juga adalah President HRM Indonesia
===================================================================

Untuk bertanya, berdiskusi atau komentar di milis silahkan ajukan ke email:
HRM-Club@yahoogroups.com

Utk Join milis ini dan menjadi member silahkan kirim Email ke :
HRM-Club-subscribe@yahoogroups.com

Utk menghindari inbox penuh kirim email ke:
HRM-Club-digest@yahoogroups.com

Sering keluar kota, ubah seting ke digest:
HRM-Club-digest@yahoogroups.com

UNTUK PROGRAM KONSULTASI & INHOUSE:
Untuk Konsultasi & Inhouse training silahkan hubungi HP 0817-994 0224

Program-program HRM:
1. Training:
   Public House - Harga member
   Inhouse - Harga member
2. Konsultasi - Harga Member
3. Recruitment service - Harga Member

LOW PRICE, HIGH QUALITY & EASY TO APPLICATION
HRM CLUB - HRM SCHOOL - HRM INDONESIA

Lihat Web
http://www.hrm-indonesia.com/
SLOGAN : HRM MEMANG BEDA

----
MILIS INI ADALAH MILIS SERIUS DLM SHARING, BUKAN SEKEDAR KONKOW, GUYONAN, KAMI BEDA DGN MILIS LAIN

KAMI AKAN HILANGKAN DISKUSI YANG ISINYA KONKOW, GUYONAN.
KARENA POSITIONING KAMI ADALAH MILIS SERIUS
----

Member Milis: 17.000 orang lebih dan hampir 10.200 orang aktif mengikuti milis, member tersebut terdiri HR Director, HR Manager, Asst. Manager & HR SPv, akademisi & HR Consultant, bahkan CEO Perusahaan sehingga diskusinya berbobot dan bergizi.

Bila anda punya kemampuan dalam bidang training & konsultasi HR, punya jiwa pengabdian & tidak komersial & ingin bergabung dengan Team HRM Club.
silahkan kirim CV anda ke: teamhrmclub@yahoo.com
subject: Bergabung dengan tim HRM Club
Sebutkan bidang keahlian anda


Pengelola

Aflaqha Dewi Ilmiarini
Dewi Indrayani

Bila email yahoo anda bouncing yakni tdk bisa menerima email, silahkan kunjungi web:
http://groups.yahoo.com/unbounce
.

__,_._,___

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 comments:

Post a Comment