Disarankan kepada owner, BOD top management untuk juga ikut seminar / training / workshop yg bertopik HR Management.
B'gards,
Meaty
Sent from BlackBerry® on 3
From: "B.P. Kusumo Bintoro" <bbintoro_id@yahoo.com>
Sender: HRM-Club@yahoogroups.com
Date: Mon, 8 Jul 2013 11:25:25 +0800 (SGT)
To: HRM-Club@yahoogroups.com<HRM-Club@yahoogroups.com>
ReplyTo: HRM-Club@yahoogroups.com
Subject: Re: Bls: [HRM-Club] Re: Human Capital vs Intellectual Capital
Dalam neraca perusahaan, disisi aktiva (asset) ada kelompok aktiva tidak berwujud (intangible) yang terdiri dari:
1. Hak paten/hak cipta
2.Goodwill, hanya terjadi jika perusahaan di akuisisi oleh perusahaan lain, yaitu selisih antara
harga beli yg dibayarkan oleh perusahaan yg mengakuisisi dengan nilai aset dari perusahaan yg diakuisisi
Misal: Nilai buku dari seluruh aktiva (aset) perusahaan adalah 100M
Ada perusahaan yg mau mengakuisisi dan bersedia membeli dengan harga 150M
Maka selisih yg 50 M ini akan dicatat di neraca perusahaan yg mengakuisisi sebagai goodwill, sedangkan nilai aset yg 100M langsung ditambahkan pada aset dari perusahaan yg membeli
Status hukum dari perusahaan yg dibeli menjadi hilang
Salam,
B.P. Kusumo Bintoro
B.P. Kusumo Bintoro
From: Simon Sibarani <yosibara_consultant@yahoo.co.id>
To: "HRM-Club@yahoogroups.com" <HRM-Club@yahoogroups.com>
Sent: Friday, July 5, 2013 5:00 PM
Subject: Bls: [HRM-Club] Re: Human Capital vs Intellectual Capital
Mohon maaf, sedikit bertanya Pak Ismail
Apakah memang intangibe asset boleh dibukukan dalam neraca keuangan?
Simon J. Sibarani
http://id.linkedin.com/pub/simon-j-sibarani/21/9a7/7bb
www.yosibara.com
twitter@yosibara
>________________________________
> Dari: ismail.hrga <ismail.hrga@yahoo.co.id>
>Kepada: HRM-Club@yahoogroups.com
>Dikirim: Jumat, 5 Juli 2013 10:56
>Judul: [HRM-Club] Re: Human Capital vs Intellectual Capital
>
>
>
>
>dalam pembukuan keuangan perusahaan, intelectual capital (IC) itu letaknya di Intangible.
>Coba periksa pembukuan perusahaan anda, bila bagian intangible itu masih kosong, maka silahkan diisi dgn intellectual capital.
>
>salam
>
>--- In HRM-Club@yahoogroups.com, antonius kurniadi <hendry2nd@...> wrote:
>>
>> Sangat mencerahkan diskusi ini,
>> Terimakasih sudah membuka wawasan baru tentang Intellectual Capital, Human Asset Value, serta peran strategic HR/HC yg seharusnya.Â
>> Namun, sebagaimana mungkin jg dialami oleh rekan2 praktisi HR di banyak tempat, bahwa konsentrasi terhadap fungsi2 strategic HR dalam rangka mendukung misi perusahaan, seringkali ( klise ) terhambat justru oleh komitmen para pimpinan perusahaan ( yg notabene mereka sebagian besar berasal dari kalangan enterpreuner ). Bahkan sebelum jauh melangkah untuk membangun rencana2 strategis, kita justru masih berjuang keras membenahi aktifitas2 operasional sehari2.Â
>> Alasan yg dikemukakan pimpinan jg klise ; " company size kita blum segitu2nya, so belum perlu mikirin hal2 yg bersifat development ". Rasanya seperti menggali kuburan sendiri mendengar pernyataan tsb. Sadar atau tdk sadar, sustainabilty perusahaan justru sangat tergantung kepada bagaimana kita "menjaga, mengelola, dan mengembangkan" asset SDMnya. Kata2 Talent Management, HAV mapping, Carrer path, Kompetensi, dll hanyalah dianggap jargon yang tidak bisa secara langsung meng"create" value ( revenue ) perusahaan.
>> Mohon sharing bilamana ada rekan2 yang jg "mengalami" hal ini, bagaimana resp jitu untuk "membuka" mata para pimpinan.
>> Terimakasih
>>
>> Salam sejahtera
>> Antoni
>>
>>
>> ________________________________
>> From: B.P. Kusumo Bintoro <bbintoro_id@...>
>> To: "HRM-Club@yahoogroups.com" <HRM-Club@yahoogroups.com>
>> Sent: Wednesday, July 3, 2013 3:15 PM
>> Subject: Re: [HRM-Club] Human Capital vs Intellectual Capital
>>
>>
>>
>> Â
>> Matur nuwun mas Sabar
>> Benar yang mas Sabar sampaikan, strategic role dari HR adalah menjaga dan meningkatkan Human Asset Value, disamping operational/administrative role. Jangan sampai kita terlalu sibuk mengurusi operational/administrative sehingga tersisa sedikit waktu untuk menjalankan peran strategik tadi. Dengan bantuan teknologi informasi, kegiatan2 HRD yg operational/administratif sdh bisa digantikan, antara lain seperti  urusan payroll, absensi,klaim obat, cuti, overtime, yang bisa dilakukan secara online.Â
>> Seperti halnya aset fisik, human asset-pun mengalami penyusutan kalau tidak dipelihara melalui program2 pengembangan spt training, apprenticeship, dsb.
>> Begitu kurang lebihnya kalau kita kaitkan HR role dengan pendekatan FINON
>> Â Â
>> Salam kompak,
>> B.P. Kusumo Bintoro
>>
>>
>>
>> ________________________________
>> From: sabar sedjati <sabar_13@...>
>> To: "HRM-Club@yahoogroups.com" <HRM-Club@yahoogroups.com>
>> Sent: Wednesday, July 3, 2013 9:37 AM
>> Subject: Re: [HRM-Club] Human Capital vs Intellectual Capital
>>
>>
>>
>> Â
>> Mantap mas BP Kusumo Bintoro,
>>
>> Konsentrasi kita di setiap perusahaan adalah meningkatkan Human Asset Value atau miinimal menjaganya agar stabil sebagai " kerjaan " orang HRD he he , HR sebagai  kelompok FINON ( Non Finance ) seharus dapat menjadi indikator yang berpengaruh dan terlihat pada neraca setiap perusahaan, . semangkin berkembang terus ya milis kita ini he he dan kayaknya tetangga juga merasakan........
>>
>> Maju terus Cak Sun      .
>>
>> Salam,
>>
>>
>> ________________________________
>> From: B.P. Kusumo Bintoro <bbintoro_id@...>
>> To: "HRM-Club@yahoogroups.com" <HRM-Club@yahoogroups.com>
>> Sent: Monday, July 1, 2013 11:01 AM
>> Subject: Re: [HRM-Club] Human Capital vs Intellectual Capital
>>
>>
>>
>> Â
>> Buku Referensi: Intellectual Capital oleh Leif Edvinsson (1996)
>>
>> Filosofinya yg disampaikan pengarang buku tsb sbb:
>>
>> Market Value = Intellectual Capital + Financial Capital (Book Value)
>> Market Value bisa dihitung dari Kapitalisasi Pasar (jumlah saham yg beredar x harga saham)
>>
>> Lebih lanjut:
>> Intellectual capital = Human Capital + Structural Capital
>> Structural Capital = Customer Capital + Organizational Capital
>> Organizational Capital = Innovation Capital + Process Capital
>>
>> Jadi:
>> Intellectual Capital = Human Capital + Customer Capital + Innovation Capital + Process Capital, dan
>> Market Value = Financial Capital + Human Capital + Customer Capital + Innovation Capital + Process Capital
>>
>> Terlihat disini peran strategis HRM karena Market Value tidak hanya ditentukan oleh Financial Capital saja tapi juga ditentukan oleh seberapa bagus HRM mengelola Human Capital, Customer Capital, Innovation Capital dan Process Capital
>>
>> Mengikuti persamaan Neraca bahwa Capital ada disisi Pasiva (kewajiban), maka menjadi kewajiban dari perusahaan untuk selalu meningkatkan Human Capital, Customer Capital, Innovation Capital dan Process Capital. Jika perusahaan menjalankan kewajibannya dengan baik, maka harga saham akan meningkat, dgn kata lain Market Value akan meningkat
>>
>> Salam,
>> B.P. Kusumo Bintoro
>>
>>
>>
>> ________________________________
>> From: smartprofit83 <smartprofit83@...>
>> To: HRM-Club@yahoogroups.com
>> Sent: Saturday, June 29, 2013 2:49 PM
>> Subject: [HRM-Club] Human Capital vs Intellectual Capital
>>
>>
>>
>> Â
>> apa ada yg mengerti tentang intellectual capital?
>>
>> mohon disharing dong!!!, lalu apa hubungannya dengan human capital?
>>
>
>
>
>
>
Apakah memang intangibe asset boleh dibukukan dalam neraca keuangan?
Simon J. Sibarani
http://id.linkedin.com/pub/simon-j-sibarani/21/9a7/7bb
www.yosibara.com
twitter@yosibara
>________________________________
> Dari: ismail.hrga <ismail.hrga@yahoo.co.id>
>Kepada: HRM-Club@yahoogroups.com
>Dikirim: Jumat, 5 Juli 2013 10:56
>Judul: [HRM-Club] Re: Human Capital vs Intellectual Capital
>
>
>
>
>dalam pembukuan keuangan perusahaan, intelectual capital (IC) itu letaknya di Intangible.
>Coba periksa pembukuan perusahaan anda, bila bagian intangible itu masih kosong, maka silahkan diisi dgn intellectual capital.
>
>salam
>
>--- In HRM-Club@yahoogroups.com, antonius kurniadi <hendry2nd@...> wrote:
>>
>> Sangat mencerahkan diskusi ini,
>> Terimakasih sudah membuka wawasan baru tentang Intellectual Capital, Human Asset Value, serta peran strategic HR/HC yg seharusnya.Â
>> Namun, sebagaimana mungkin jg dialami oleh rekan2 praktisi HR di banyak tempat, bahwa konsentrasi terhadap fungsi2 strategic HR dalam rangka mendukung misi perusahaan, seringkali ( klise ) terhambat justru oleh komitmen para pimpinan perusahaan ( yg notabene mereka sebagian besar berasal dari kalangan enterpreuner ). Bahkan sebelum jauh melangkah untuk membangun rencana2 strategis, kita justru masih berjuang keras membenahi aktifitas2 operasional sehari2.Â
>> Alasan yg dikemukakan pimpinan jg klise ; " company size kita blum segitu2nya, so belum perlu mikirin hal2 yg bersifat development ". Rasanya seperti menggali kuburan sendiri mendengar pernyataan tsb. Sadar atau tdk sadar, sustainabilty perusahaan justru sangat tergantung kepada bagaimana kita "menjaga, mengelola, dan mengembangkan" asset SDMnya. Kata2 Talent Management, HAV mapping, Carrer path, Kompetensi, dll hanyalah dianggap jargon yang tidak bisa secara langsung meng"create" value ( revenue ) perusahaan.
>> Mohon sharing bilamana ada rekan2 yang jg "mengalami" hal ini, bagaimana resp jitu untuk "membuka" mata para pimpinan.
>> Terimakasih
>>
>> Salam sejahtera
>> Antoni
>>
>>
>> ________________________________
>> From: B.P. Kusumo Bintoro <bbintoro_id@...>
>> To: "HRM-Club@yahoogroups.com" <HRM-Club@yahoogroups.com>
>> Sent: Wednesday, July 3, 2013 3:15 PM
>> Subject: Re: [HRM-Club] Human Capital vs Intellectual Capital
>>
>>
>>
>> Â
>> Matur nuwun mas Sabar
>> Benar yang mas Sabar sampaikan, strategic role dari HR adalah menjaga dan meningkatkan Human Asset Value, disamping operational/administrative role. Jangan sampai kita terlalu sibuk mengurusi operational/administrative sehingga tersisa sedikit waktu untuk menjalankan peran strategik tadi. Dengan bantuan teknologi informasi, kegiatan2 HRD yg operational/administratif sdh bisa digantikan, antara lain seperti  urusan payroll, absensi,klaim obat, cuti, overtime, yang bisa dilakukan secara online.Â
>> Seperti halnya aset fisik, human asset-pun mengalami penyusutan kalau tidak dipelihara melalui program2 pengembangan spt training, apprenticeship, dsb.
>> Begitu kurang lebihnya kalau kita kaitkan HR role dengan pendekatan FINON
>> Â Â
>> Salam kompak,
>> B.P. Kusumo Bintoro
>>
>>
>>
>> ________________________________
>> From: sabar sedjati <sabar_13@...>
>> To: "HRM-Club@yahoogroups.com" <HRM-Club@yahoogroups.com>
>> Sent: Wednesday, July 3, 2013 9:37 AM
>> Subject: Re: [HRM-Club] Human Capital vs Intellectual Capital
>>
>>
>>
>> Â
>> Mantap mas BP Kusumo Bintoro,
>>
>> Konsentrasi kita di setiap perusahaan adalah meningkatkan Human Asset Value atau miinimal menjaganya agar stabil sebagai " kerjaan " orang HRD he he , HR sebagai  kelompok FINON ( Non Finance ) seharus dapat menjadi indikator yang berpengaruh dan terlihat pada neraca setiap perusahaan, . semangkin berkembang terus ya milis kita ini he he dan kayaknya tetangga juga merasakan........
>>
>> Maju terus Cak Sun      .
>>
>> Salam,
>>
>>
>> ________________________________
>> From: B.P. Kusumo Bintoro <bbintoro_id@...>
>> To: "HRM-Club@yahoogroups.com" <HRM-Club@yahoogroups.com>
>> Sent: Monday, July 1, 2013 11:01 AM
>> Subject: Re: [HRM-Club] Human Capital vs Intellectual Capital
>>
>>
>>
>> Â
>> Buku Referensi: Intellectual Capital oleh Leif Edvinsson (1996)
>>
>> Filosofinya yg disampaikan pengarang buku tsb sbb:
>>
>> Market Value = Intellectual Capital + Financial Capital (Book Value)
>> Market Value bisa dihitung dari Kapitalisasi Pasar (jumlah saham yg beredar x harga saham)
>>
>> Lebih lanjut:
>> Intellectual capital = Human Capital + Structural Capital
>> Structural Capital = Customer Capital + Organizational Capital
>> Organizational Capital = Innovation Capital + Process Capital
>>
>> Jadi:
>> Intellectual Capital = Human Capital + Customer Capital + Innovation Capital + Process Capital, dan
>> Market Value = Financial Capital + Human Capital + Customer Capital + Innovation Capital + Process Capital
>>
>> Terlihat disini peran strategis HRM karena Market Value tidak hanya ditentukan oleh Financial Capital saja tapi juga ditentukan oleh seberapa bagus HRM mengelola Human Capital, Customer Capital, Innovation Capital dan Process Capital
>>
>> Mengikuti persamaan Neraca bahwa Capital ada disisi Pasiva (kewajiban), maka menjadi kewajiban dari perusahaan untuk selalu meningkatkan Human Capital, Customer Capital, Innovation Capital dan Process Capital. Jika perusahaan menjalankan kewajibannya dengan baik, maka harga saham akan meningkat, dgn kata lain Market Value akan meningkat
>>
>> Salam,
>> B.P. Kusumo Bintoro
>>
>>
>>
>> ________________________________
>> From: smartprofit83 <smartprofit83@...>
>> To: HRM-Club@yahoogroups.com
>> Sent: Saturday, June 29, 2013 2:49 PM
>> Subject: [HRM-Club] Human Capital vs Intellectual Capital
>>
>>
>>
>> Â
>> apa ada yg mengerti tentang intellectual capital?
>>
>> mohon disharing dong!!!, lalu apa hubungannya dengan human capital?
>>
>
>
>
>
>
__._,_.___
| Reply via web post | Reply to sender | Reply to group | Start a New Topic | Messages in this topic (19) |
-- Pendiri Bpk SUNAWAN - HP. 0817 994 0224 : Jumlah Member 17.000 --
HRM Club memiliki Member diseluruh Indonesia,
dan sebagai Chairman HRM Club adalah Bpk sunawan,
beliau juga adalah President HRM Indonesia
===================================================================
Untuk bertanya, berdiskusi atau komentar di milis silahkan ajukan ke email:
HRM-Club@yahoogroups.com
Utk Join milis ini dan menjadi member silahkan kirim Email ke :
HRM-Club-subscribe@yahoogroups.com
Utk menghindari inbox penuh kirim email ke:
HRM-Club-digest@yahoogroups.com
Sering keluar kota, ubah seting ke digest:
HRM-Club-digest@yahoogroups.com
UNTUK PROGRAM KONSULTASI & INHOUSE:
Untuk Konsultasi & Inhouse training silahkan hubungi HP 0817-994 0224
Program-program HRM:
1. Training:
Public House - Harga member
Inhouse - Harga member
2. Konsultasi - Harga Member
3. Recruitment service - Harga Member
LOW PRICE, HIGH QUALITY & EASY TO APPLICATION
HRM CLUB - HRM SCHOOL - HRM INDONESIA
Lihat Web
http://www.hrm-indonesia.com/
SLOGAN : HRM MEMANG BEDA
----
MILIS INI ADALAH MILIS SERIUS DLM SHARING, BUKAN SEKEDAR KONKOW, GUYONAN, KAMI BEDA DGN MILIS LAIN
KAMI AKAN HILANGKAN DISKUSI YANG ISINYA KONKOW, GUYONAN.
KARENA POSITIONING KAMI ADALAH MILIS SERIUS
----
Member Milis: 17.000 orang lebih dan hampir 10.200 orang aktif mengikuti milis, member tersebut terdiri HR Director, HR Manager, Asst. Manager & HR SPv, akademisi & HR Consultant, bahkan CEO Perusahaan sehingga diskusinya berbobot dan bergizi.
Bila anda punya kemampuan dalam bidang training & konsultasi HR, punya jiwa pengabdian & tidak komersial & ingin bergabung dengan Team HRM Club.
silahkan kirim CV anda ke: teamhrmclub@yahoo.com
subject: Bergabung dengan tim HRM Club
Sebutkan bidang keahlian anda
Pengelola
Aflaqha Dewi Ilmiarini
Dewi Indrayani
Bila email yahoo anda bouncing yakni tdk bisa menerima email, silahkan kunjungi web:
http://groups.yahoo.com/unbounce
HRM Club memiliki Member diseluruh Indonesia,
dan sebagai Chairman HRM Club adalah Bpk sunawan,
beliau juga adalah President HRM Indonesia
===================================================================
Untuk bertanya, berdiskusi atau komentar di milis silahkan ajukan ke email:
HRM-Club@yahoogroups.com
Utk Join milis ini dan menjadi member silahkan kirim Email ke :
HRM-Club-subscribe@yahoogroups.com
Utk menghindari inbox penuh kirim email ke:
HRM-Club-digest@yahoogroups.com
Sering keluar kota, ubah seting ke digest:
HRM-Club-digest@yahoogroups.com
UNTUK PROGRAM KONSULTASI & INHOUSE:
Untuk Konsultasi & Inhouse training silahkan hubungi HP 0817-994 0224
Program-program HRM:
1. Training:
Public House - Harga member
Inhouse - Harga member
2. Konsultasi - Harga Member
3. Recruitment service - Harga Member
LOW PRICE, HIGH QUALITY & EASY TO APPLICATION
HRM CLUB - HRM SCHOOL - HRM INDONESIA
Lihat Web
http://www.hrm-indonesia.com/
SLOGAN : HRM MEMANG BEDA
----
MILIS INI ADALAH MILIS SERIUS DLM SHARING, BUKAN SEKEDAR KONKOW, GUYONAN, KAMI BEDA DGN MILIS LAIN
KAMI AKAN HILANGKAN DISKUSI YANG ISINYA KONKOW, GUYONAN.
KARENA POSITIONING KAMI ADALAH MILIS SERIUS
----
Member Milis: 17.000 orang lebih dan hampir 10.200 orang aktif mengikuti milis, member tersebut terdiri HR Director, HR Manager, Asst. Manager & HR SPv, akademisi & HR Consultant, bahkan CEO Perusahaan sehingga diskusinya berbobot dan bergizi.
Bila anda punya kemampuan dalam bidang training & konsultasi HR, punya jiwa pengabdian & tidak komersial & ingin bergabung dengan Team HRM Club.
silahkan kirim CV anda ke: teamhrmclub@yahoo.com
subject: Bergabung dengan tim HRM Club
Sebutkan bidang keahlian anda
Pengelola
Aflaqha Dewi Ilmiarini
Dewi Indrayani
Bila email yahoo anda bouncing yakni tdk bisa menerima email, silahkan kunjungi web:
http://groups.yahoo.com/unbounce
.
__,_._,___






0 comments:
Post a Comment